Jejakberita. Com, Ambon – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dan penguatan sinergi antarinstansi dengan ambil bagian dalam Bazar UMKM hasil karya warga binaan UPT Pemasyarakatan se-Maluku dan produk UMKM Kota Ambon, Jumat (10/4/2026).

Kehadiran Imigrasi Ambon dalam kegiatan tersebut bukan sekadar partisipasi seremonial, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Eben Rifqy Taufan, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan yang inklusif.
“Partisipasi kami dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan warga binaan serta penguatan sinergi antara instansi di wilayah Maluku. Selain itu, kami juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait layanan dan persyaratan keimigrasian,” ujar Eben.
Kegiatan bazar yang berlangsung sejak pagi hari ini diikuti oleh berbagai unsur, termasuk jajaran pemasyarakatan, pemerintah daerah, serta pelaku UMKM lokal. Imigrasi Ambon sendiri menurunkan sejumlah pejabat struktural dan pegawai untuk berpartisipasi aktif, sekaligus menyosialisasikan layanan keimigrasian melalui pembagian brosur kepada pengunjung.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, yang mengapresiasi penyelenggaraan bazar sebagai wadah pemberdayaan ekonomi bagi warga binaan. Selanjutnya, Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, secara resmi membuka kegiatan tersebut dan berharap bazar ini dapat menjadi ruang promosi yang efektif bagi produk lokal.
Suasana semakin semarak dengan penampilan paduan suara yang mengiringi pembukaan acara, sebelum kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk harapan atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Beragam produk hasil karya warga binaan pemasyarakatan dan UMKM lokal dipamerkan dalam bazar ini, mulai dari kerajinan tangan hingga produk olahan. Antusiasme pengunjung pun terlihat tinggi, mencerminkan dukungan masyarakat terhadap produk lokal dan upaya pembinaan yang dilakukan oleh lembaga pemasyarakatan.
Eben menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai sarana membangun kolaborasi yang lebih erat antarinstansi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.
“Sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini menjadi modal penting dalam mendukung pelayanan publik yang lebih optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Kegiatan bazar UMKM dalam rangka HBP ke-62 ini pun berlangsung dengan tertib dan lancar, sekaligus menjadi bukti nyata kolaborasi antara Imigrasi, Pemasyarakatan, dan pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di Maluku. (JB-01)






