528 Siswa SMAN 1 Ambon Ikuti Ujian Sekolah, 212 Siswa Lolos Kuota SNBP

Ambon. Jejakberita. Com– Sebanyak 528 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Ambon akan mengikuti ujian sekolah tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 212 siswa dinyatakan eligible atau memenuhi syarat untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebagai jalur masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes.

Kepala Sekolah SMAN I Ambon, Dra. E. Laturiuw, M.Si menjelaskan, jumlah siswa yang mengikuti SNBP berasal dari kuota 40 persen yang diberikan kepada sekolah dengan akreditasi A.

“Jumlah siswa kelas XII yang akan mengikuti ujian sekolah ada 528 orang. Karena sekolah kami terakreditasi A, maka kami mendapatkan kuota 40 persen untuk SNBP. Dari jumlah itu ada 212 siswa yang masuk kategori eligible dan bisa mengikuti SNBP,” kata Laturiuw saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (5/3/2026).

Ia menuturkan, hampir seluruh siswa yang masuk kategori eligible telah membuat akun pendaftaran SNBP dan kini tinggal menunggu pengumuman hasil seleksi.

Meski demikian, ada juga beberapa siswa yang memilih jalur lain seperti mendaftar di sekolah kedinasan, termasuk institusi kepolisian, sehingga tidak mengikuti SNBP.

“Memang ada beberapa siswa yang memilih sekolah kedinasan sehingga tidak mengikuti SNBP. Tetapi sebagian besar siswa sudah membuat akun dan mengikuti proses SNBP. Sekarang tinggal menunggu pengumuman,” ujarnya.

Menurutnya, jika siswa belum berhasil lolos melalui jalur SNBP, mereka masih memiliki kesempatan melalui jalur kedua yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Pihak sekolah juga terus mendorong kesiapan siswa menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui pendampingan belajar bersama lembaga pendidikan Ganesha Operation.

Selain itu, dukungan juga datang dari Telkomsel yang memfasilitasi kegiatan tryout UTBK bagi siswa agar lebih siap menghadapi ujian.

“Kami membuka diri kepada berbagai pihak yang ingin membantu siswa. Termasuk Telkomsel yang menggelar tryout UTBK sehingga anak-anak punya gambaran soal yang akan mereka hadapi,” jelasnya.

Dari data sekolah, sebagian besar siswa memilih melanjutkan pendidikan ke Universitas Pattimura, khususnya pada Fakultas Kedokteran serta beberapa program studi lain seperti MIPA dan Kehutanan.

Selain itu, sejumlah siswa juga menargetkan perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana hingga Universitas Hasanuddin.

Laturiuw mengaku optimistis para siswa memiliki peluang besar untuk lolos seleksi, mengingat mereka telah mempersiapkan diri sejak jauh hari melalui berbagai kegiatan belajar tambahan maupun mengikuti lomba-lomba akademik untuk memperkuat portofolio prestasi.

“Anak-anak sudah mempersiapkan diri dengan baik. Mereka juga aktif mengikuti berbagai lomba untuk mendapatkan sertifikat prestasi yang bisa menjadi indikator saat mendaftar SNBP,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan orang tua juga menjadi faktor penting dalam memotivasi siswa untuk mencapai cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Rata-rata orang tua sudah menyiapkan dukungan, termasuk dari sisi finansial. Itu membuat anak-anak semakin termotivasi untuk mencapai target mereka,” tutupnya. (JB-01)