Pemuda Wailela Curhat Soal Sampah, Penerangan Jalan hingga Longsor, Erol Da Costa Janji Kawal Aspirasi ke Pemerintah

Oplus_131072

Jejakberita. Com, Ambon – Keluhan serius soal sampah, keamanan lingkungan, hingga ancaman longsor di kawasan Wailela menjadi sorotan utama dalam agenda reses Anggota DPRD Kota Ambon, Erol Da Costa, Sabtu (6/12/2025).

Pertemuan yang digelar di halaman Gereja Fajar Hidup, Rumahtiga, itu memperlihatkan kuatnya kegelisahan pemuda yang selama ini merasa persoalan-persoalan mendesak di wilayah mereka belum tersentuh penanganan serius.

Dalam dialog tersebut, pemuda Wailela menyoroti masih banyaknya rumah kost yang abai dalam pengelolaan sampah. Mereka menyebut perilaku pembuangan sampah sembarangan sebagai salah satu penyebab lingkungan kotor dan rawan penyakit. Selain itu, keamanan lingkungan dinilai belum optimal, ditambah minimnya lampu jalan pada lorong-lorong yang membuat warga merasa tidak aman saat malam.

Masalah paling krusial juga muncul dari kondisi jalan belakang Politeknik Negeri Ambon yang longsor akibat pengikisan Sungai Wailela setiap musim hujan. Sejumlah makam warga dilaporkan hilang terseret arus banjir beberapa waktu lalu.

Pemuda berharap Erol bisa mendorong Balai Sungai Provinsi Maluku untuk segera meninjau dan melakukan langkah penanganan darurat.

Menanggapi itu, Erol Da Costa menyampaikan apresiasi atas keberanian pemuda menyampaikan aspirasi secara terbuka. Ia menegaskan komitmennya membawa seluruh keluhan tersebut ke meja pembahasan DPRD serta berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Setiap aspirasi warga sangat penting bagi saya. Apa yang disampaikan hari ini akan saya kawal agar benar-benar direalisasikan. Saya ingin memastikan suara pemuda didengar dan diwujudkan dalam program pembangunan,” ujar Erol.

Pada kesempatan itu, Erol juga memaparkan sejumlah program yang akan ia prioritaskan, mulai dari pembangunan rumah layak huni bagi beberapa warga Rumahtiga hingga perbaikan rumah ibadah.

Ia menilai tingginya partisipasi pemuda Wailela menunjukkan adanya kepercayaan terhadap wakil rakyat, dan hal itu wajib ia jawab dengan kerja nyata.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pemuda yang hadir dan menyampaikan kebutuhan mereka. Ini menjadi tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkannya,” tambahnya.

Erol memastikan dirinya akan segera menyusun laporan resmi dan melakukan komunikasi langsung dengan instansi teknis agar seluruh aspirasi yang masuk dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas. (JB-01)

Pos terkait