Jejakberita. Com, Ambon – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan terus dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Kodim 1504/Ambon menggagas penanaman 1.000 bibit pohon pala di Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Rabu (29/10/2025). Langkah ini menjadi bagian dari misi besar TNI untuk membangun ekosistem hijau sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Komandan Satgas TMMD Ke-126 Kodim 1504/Ambon, Kolonel Inf Hari Sandra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi arahan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dalam mendorong gerakan penghijauan nasional. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kelestarian alam.
“Kami mengintegrasikan program penanaman pohon pala ini sebagai salah satu sasaran tambahan TMMD Ke-126, dengan fokus di Dusun Karang-Karang dan Dusun Batu Tagepe, Desa Poka,” ujar Kolonel Hari Sandra.
Ia menuturkan, penanaman ribuan bibit pala diharapkan mampu mengubah kawasan yang sebelumnya gersang menjadi hijau dan produktif. Selain menciptakan lingkungan yang lebih rindang dan sejuk, kegiatan ini juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan tidur agar bernilai ekonomi tinggi.
“Melalui kegiatan penghijauan ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif agar masyarakat ikut menjaga, merawat, dan memanfaatkan hasilnya secara berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam aksi tersebut, Satgas TMMD menggandeng berbagai pihak, mulai dari Dinas terkait, organisasi kepramukaan, hingga masyarakat setempat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan ketahanan pangan lokal.
Kolonel Hari Sandra menegaskan, program penanaman 1.000 bibit pala menjadi langkah nyata TNI dalam mendukung percepatan pembangunan, khususnya di sektor pertanian dan lingkungan hidup.
“Kami berharap pohon-pohon pala ini tumbuh subur dan memberi manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang “, tutupnya. (JB-01)






