Jb. Com, Ambon — Anggota DPRD Kota Ambon dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Erol daCosta, kembali melaksanakan agenda reses masa sidang III tahun 2024/2025 dengan menyambangi pemuda di kompleks Pohon Mangga, Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon, pada Selasa (5/8/2025).

Fasilitas Sampah Minim, Warga Minta Solusi Nyata
Salah satu keluhan utama yang muncul adalah kurangnya tempat penampungan sampah (TPS) resmi di kawasan tersebut. Warga menilai, meski tempat sampah sangat dibutuhkan, penempatannya harus disertai koordinasi dengan petugas pengangkut.
“Jangan sampai tempat sampah ada, tapi truk tidak bisa masuk. Malah jadi sumber masalah baru,” ujar salah satu pemuda dalam dialog tersebut.
Menanggapi hal itu, Erol menyatakan pentingnya sinergi antara dinas kebersihan, pemerintah kota, dan masyarakat.
“Kawasan padat penduduk seperti Pohon Mangga membutuhkan perencanaan yang matang agar solusi yang diambil tidak kontraproduktif,” kata Erol.

Selain soal kebersihan, warga juga mengeluhkan kondisi keamanan lingkungan, khususnya pada malam hari. Akses yang terbuka dari berbagai arah disebut rawan terhadap aksi kriminal dan balap liar motor.
Sebagai langkah antisipasi, warga mengusulkan kebijakan pembatasan akses atau penutupan portal di jam tertentu.
Erol juga menyoroti dinamika sosial generasi muda yang dinilai mulai menjauh dari kegiatan positif. Ia mengajak pemuda untuk aktif dalam organisasi, gereja, dan kegiatan sosial lainnya.
“Akses yang mudah itu keuntungan, tapi juga tantangan. Anak muda harus punya kegiatan positif agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif,” ujarnya.
Mahasiswa Harus Aktif di Komunitas
Dalam kesempatan itu, Erol turut menekankan pentingnya peran mahasiswa yang tinggal di rumah kos untuk membaur dengan warga sekitar.
“Mahasiswa jangan eksklusif. Mereka harus jadi bagian dari komunitas agar bisa memberi dampak positif dan ikut menjaga harmoni lingkungan,” tegasnya.

Komitmen untuk Tindak Lanjut
Erol menegaskan, seluruh aspirasi yang diserap akan dibawa ke forum DPRD dan disampaikan langsung ke dinas terkait.
“Kita akan kawal agar setiap masukan ini ditindaklanjuti. Reses bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat,” tutupnya. (JB-01)






