Erol daCosta Serap Aspirasi Perempuan Galilea Saat Reses di Negeri Rumahtiga

Oplus_2

Jb. Com, Ambon — Anggota DPRD Kota Ambon dari Dapil 4 (Baguala-Teluk Ambon), Erol daCosta, menggelar kegiatan reses masa sidang III Tahun 2024/2025 dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat, khususnya dari kelompok perempuan di Negeri Rumahtiga, kecamatan teluk Ambon, pada Senin (4/8/2025).

Sejumlah isu utama yang disampaikan antara lain soal belum adanya raja definitif di Negeri Rumahtiga, persoalan pengelolaan sampah, serta keamanan lingkungan dan kenakalan remaja yang makin memprihatinkan.

Menurutnya, masalah-masalah ini akan jadi perhatian serius  kami sebagai representasi sebagai wakil rakyat di parlemen. Namun persoalan-persoalan seperti ini juga harus menjadi perhatian Pemerintah Negeri.

“Pemerintah Negeri harus lebih proaktif dan tidak hanya menunggu laporan, Kalau bisa turun langsung, semua persoalan bisa cepat tertangani,” kata Erol daCosta kepada media ini.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) kota Ambon itu, banyak keresahan masyarakat yang tidak terdengar karena minimnya komunikasi dua arah antara pemerintah desa dan warganya. Ia mendorong agar komunikasi dibangun secara rutin demi pelayanan yang lebih responsif.

Erol juga menyinggung soal kenakalan remaja yang mulai marak di wilayah Rumahtiga. Ia menyarankan agar gereja, tokoh masyarakat, dan tokoh adat, tokoh pemuda ikut ambil bagian dalam membina anak-anak muda.

Sementara itu, salah satu perwakilan Pelwata, Ibu Fien Manuhutu, menyampaikan harapan besar agar aspirasi yang mereka sampaikan tak hanya berhenti sebagai catatan.

“Apa yang kami suarakan ini bukan untuk kepentingan pribadi, tapi mewakili kebutuhan kami sebagai perempuan di lingkungan ini. Kami harap Pak Erol benar-benar perjuangkan itu di DRPD,” ungkap Fien.

Reses ini menegaskan komitmen Erol daCosta dalam menjembatani suara masyarakat akar rumput dan memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada warga, khususnya di wilayah yang menghadapi tantangan sosial yang kompleks seperti Negeri Rumahtiga.

“Reses ini menjadi ruang penting bagi warga, terutama kaum perempuan, untuk terlibat langsung dalam menyuarakan kepentingan mereka kepada wakil rakyat di parlemen kota. pungkasnya. (JB-01)

Pos terkait