Dinas Sosial Kota Ambon Gelar Rehabilitasi Sosial untuk Korban Pencabulan Anak

JB. Com. Ambon – Tragedi kelam menimpa anak-anak di Kota Ambon. Kasus pencabulan yang menimpa mereka meninggalkan luka mendalam, tak hanya fisik, tapi juga mental. Di tengah duka yang menyelimuti, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Ambon hadir bagaikan mentari di ufuk timur, membawa secercah harapan melalui program Rehabilitasi Sosial.

“Rehabilitasi Sosial ini menjadi jawaban atas kepedulian Dinsos terhadap kondisi anak-anak korban dan keluarga mereka,” ungkap Sirjhon Slarmanat, Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, dalam keterangan resminya pada Jumat (15/2/24).

Berlangsung di Kantor Dinsos Kota Ambon pekan lalu, program ini melibatkan Kementerian Sosial melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial. Bantuan dan bimbingan pun mengalir untuk membantu para korban bangkit kembali dan menatap masa depan yang lebih cerah.

Lebih dari sekadar pemulihan fisik, program ini berfokus pada pemulihan mental dan sosial para korban. “Rehabilitasi Sosial ini berbasis keluarga, komunitas, dan residensial,” jelas Slarmanat. “Tujuannya, mengembalikan rasa harga diri, percaya diri, kesadaran, dan tanggung jawab korban terhadap masa depan mereka, keluarga, dan masyarakat.”

Slarmanat menekankan bahwa program ini tak hanya fokus pada pemulihan mental, tapi juga fungsi sosial secara menyeluruh. “Tak hanya fisik, tapi juga aspek sosial perlu disembuhkan,” tegasnya.

Di samping Rehabilitasi Sosial, Dinsos Kota Ambon juga memberikan Atensi kepada anak dan keluarga. Atensi ini merupakan layanan rehabilitasi sosial dengan pendekatan pemenuhan hidup layak, perawatan sosial, pengasuhan anak, dan dukungan keluarga.

“Bantuan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak dan keluarga,” papar Slarmanat.

Dalam pelaksanaannya, Dinsos Kota Ambon tak sendiri. Kementerian Sosial dan Sentra Wasana Bahagia turut berkontribusi dalam program ini. Kolaborasi ini menghasilkan bantuan yang tak hanya meringankan beban, tapi juga membuka peluang bagi masa depan korban dan keluarganya.

Kementerian Sosial memberikan bantuan berupa nutrisi, perlengkapan kebersihan, alat edukasi, dan sandang. Sementara Sentra Wasana Bahagia fokus pada bantuan kewirausahaan, yaitu 2 paket usaha jualan minuman, 2 paket usaha gorengan, dan 1 paket usaha makanan siap saji.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu orang tua korban untuk berusaha mandiri dan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Slarmanat.

Di akhir pernyataannya, ia menegaskan komitmen Dinsos Kota Ambon untuk terus memantau dan memonitoring bantuan tersebut. “Kami ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran dan bermanfaat bagi anak dan keluarga,”

Kasus pencabulan anak tak hanya meninggalkan luka, tapi juga merenggut masa depan. Rehabilitasi Sosial dan Atensi dari Dinsos Kota Ambon menjadi secercah harapan untuk bangkit dan menatap masa depan yang lebih cerah. Mari kita bersama-sama melindungi anak-anak kita dari bahaya dan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi mereka. (JB-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *