Ambon. Jejakberita, Com — Gangguan penglihatan pada warga binaan lanjut usia (lansia) menjadi perhatian Rutan Kelas IIA Ambon. Sebanyak tujuh warga binaan lansia menjalani pemeriksaan mata dan deteksi dini katarak untuk memastikan keluhan penglihatan dapat diketahui dan ditindaklanjuti sejak awal.
Pemeriksaan dilakukan Tim Kesehatan Rutan Kelas IIA Ambon, Kamis (10/9/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memberikan pelayanan kesehatan secara berkala, terutama bagi kelompok lansia yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan penglihatan.
Tim kesehatan memeriksa kondisi mata serta kemampuan penglihatan masing-masing warga binaan. Pemeriksaan juga disesuaikan dengan keluhan yang dirasakan untuk mengetahui apakah terdapat gangguan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Dokter Rutan Kelas IIA Ambon, Edwina, mengatakan pemeriksaan tersebut penting dilakukan sebagai langkah preventif.
“Pemeriksaan mata ini kami lakukan untuk mengetahui kondisi penglihatan warga binaan lansia sekaligus mendeteksi lebih awal apabila terdapat tanda-tanda katarak atau gangguan mata lainnya. Dengan deteksi dini, kondisi yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan kebutuhan medis,” kata Edwina.
Menurut dia, gangguan penglihatan pada lansia sering berkembang secara bertahap sehingga terkadang tidak langsung disadari. Karena itu, keluhan seperti penglihatan kabur atau kesulitan melihat dalam kondisi tertentu perlu segera disampaikan kepada petugas kesehatan.
“Warga binaan kami edukasi agar lebih memperhatikan kesehatan mata. Jika mengalami penglihatan kabur, sulit melihat dalam kondisi tertentu, atau terdapat keluhan lain pada mata, sebaiknya segera diperiksakan sehingga dapat diketahui penyebabnya dan diberikan penanganan yang tepat,” ujarnya.
Salah satu warga binaan lansia yang mengikuti pemeriksaan, Koko Rebert, mengaku terbantu dengan pelayanan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan mata memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengetahui kondisi penglihatan sekaligus berkonsultasi mengenai keluhan yang mereka rasakan.
“Saya merasa senang karena ada pemeriksaan mata seperti ini. Kami bisa mengetahui kondisi mata dan juga bisa menyampaikan keluhan yang dirasakan kepada dokter. Bagi kami yang sudah lanjut usia, pemeriksaan seperti ini sangat penting,” kata Koko.
Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Meta Putra, menegaskan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pemenuhan hak warga binaan.
“Kami terus berupaya memastikan kondisi kesehatan mereka mendapatkan perhatian, terlebih bagi warga binaan lansia yang membutuhkan pemantauan secara berkala,” ujar Meta.
Meta mengatakan pemeriksaan mata dan deteksi dini katarak menjadi salah satu bentuk langkah preventif Rutan Ambon dalam menjaga kondisi kesehatan warga binaan.
Rutan Kelas IIA Ambon juga berkomitmen melanjutkan pelayanan kesehatan melalui pemeriksaan rutin, deteksi dini penyakit, edukasi kesehatan, serta tindak lanjut medis sesuai kondisi masing-masing warga binaan.
Upaya tersebut diharapkan dapat memastikan warga binaan, khususnya kelompok lansia, tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan kondisi kesehatannya terpantau selama menjalani masa pembinaan di Rutan Ambon.
(JB-01)






