Ambon. Jejakberita, Com – Tim Pengumpulan Data (Puldata) Sahli Panglima TNI menyambangi Markas Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX di Halong, Kota Ambon, Senin (24/8/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk menghimpun data dan informasi faktual sebagai bahan penyusunan kajian strategis terkait kondisi dan dinamika wilayah Ambon serta Maluku.
Tim Puldata dipimpin Pa. Sahli Tk. III Bidang Banusia Panglima TNI, Laksda TNI Donny Suharto. Kedatangan tim diterima langsung Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., di Lobby Mako Kodaeral IX.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pengumpulan data yang dilakukan Tim Puldata untuk memperoleh gambaran secara objektif mengenai kondisi kewilayahan. Data yang dihimpun nantinya menjadi bahan analisis dalam penyusunan kajian strategis yang komprehensif.
Dalam pertemuan itu, Tim Puldata bersama jajaran Kodaeral IX melakukan komunikasi dan koordinasi mengenai pelaksanaan pengumpulan data. Pembahasan mencakup sejumlah aspek yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi TNI serta perkembangan situasi kewilayahan di Maluku.
Laksda TNI Donny Suharto dalam kunjungannya didampingi Paban Utama Bidang Banusia Sahli Panglima TNI Kolonel Arh Sukma Yudha Wibawa, Paban Utama Sahli Panglima TNI Kolonel Inf Dadang Setia, dan Paban Utama Sahli Panglima TNI Kolonel Tek Yudhi Waspratanto.
Sementara itu, Dankodaeral IX didampingi Wadan Kodaeral IX Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, Kapok Sahli Kodaeral IX, serta sejumlah pejabat utama Kodaeral IX.
Kodaeral IX memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut dengan menyampaikan data dan gambaran situasi wilayah sesuai dengan kewenangan, tugas, dan fungsi yang dimiliki.
Pengumpulan data ini sekaligus memperkuat koordinasi antara Kodaeral IX dan jajaran Sahli Panglima TNI dalam mendukung penyusunan kajian strategis.
Hasil kajian nantinya diharapkan mampu memberikan gambaran yang objektif dan komprehensif mengenai kondisi wilayah. Kajian tersebut juga dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan strategis TNI, khususnya dalam menghadapi dinamika perkembangan situasi di wilayah Maluku. (JB-01)






