Polda Maluku Matangkan Pengamanan VVIP Groundbreaking Blok Masela, Presiden Dijadwalkan Hadir

LAmbon, Jejakberita, Com – Pemerintah daerah mematangkan persiapan menjelang Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juli 2026. Mengantisipasi rencana kehadiran Presiden Republik Indonesia, Polda Maluku menggelar Latihan Pra Operasi sebagai bagian dari kesiapan pengamanan berstandar Very Very Important Person (VVIP).

Latihan Pra Operasi Pengamanan Groundbreaking PSN Blok Masela digelar di Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (9/7/2026), dan dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si.

Kegiatan tersebut diikuti Wakapolda Maluku, Irwasda Polda Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, Dansat Brimob selaku Kepala Operasi, personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit), serta ratusan personel yang akan terlibat dalam pengamanan agenda nasional tersebut.

Kapolda menegaskan, latihan ini bertujuan menyamakan persepsi, meningkatkan kemampuan teknis dan taktis personel, sekaligus memastikan seluruh prosedur pengamanan VVIP berjalan optimal sebelum pelaksanaan groundbreaking.

“Groundbreaking Blok Masela merupakan agenda strategis nasional yang memiliki nilai penting bagi ketahanan energi Indonesia sekaligus menjadi simbol meningkatnya kepercayaan investasi di kawasan timur Indonesia,” kata Dadang dalam amanatnya.

Ia mengingatkan bahwa apabila Presiden Republik Indonesia hadir, seluruh personel wajib menjalankan pengamanan sesuai standar VVIP dengan mengedepankan profesionalisme dan ketelitian.

“Dalam pengamanan VVIP tidak ada ruang untuk kesalahan. Setiap personel harus memahami tugasnya, bekerja sesuai prosedur, dan mampu mengambil keputusan secara cepat serta tepat,” ujarnya.

Menurut Dadang, berbagai potensi gangguan keamanan harus dipetakan sejak dini, mulai dari ancaman terorisme, sabotase, gangguan kamtibmas, hingga aksi unjuk rasa yang berpotensi menghambat jalannya kegiatan.

Karena itu, seluruh unsur pengamanan diminta mengoptimalkan langkah preemtif, preventif, fungsi intelijen, serta penegakan hukum secara terukur agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh instansi terkait selama pelaksanaan operasi pengamanan.

“Keberhasilan pengamanan agenda ini merupakan tanggung jawab bersama. Tidak boleh ada ego sektoral, seluruh unsur harus bergerak dalam satu komando sesuai tugas dan fungsinya masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi mengatakan Latihan Pra Operasi menjadi bukti kesiapan Polda Maluku dalam mengamankan salah satu proyek strategis nasional yang menjadi perhatian pemerintah dan investor.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada aspek pengawalan fisik, tetapi juga meliputi deteksi dini terhadap potensi gangguan, koordinasi lintas instansi, serta pendekatan humanis kepada masyarakat di wilayah pengamanan.

Rositah juga mengajak masyarakat Maluku untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Polda Maluku berkomitmen mengawal seluruh rangkaian Groundbreaking PSN Blok Masela secara profesional, presisi, dan terpadu sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.

Pos terkait