AMBON. Jejakberita, Com – Sebanyak 18 warga mendapat layanan operasi katarak dan bibir sumbing secara gratis dalam Bakti Kesehatan Bhayangkari di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Ambon. Kegiatan tersebut ditinjau langsung Ketua Umum Bhayangkari sekaligus Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, Jumat (28/8/2026).
Dari 25 orang yang direncanakan mendapatkan tindakan operasi, hasil skrining menetapkan 18 pasien dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani operasi. Mereka terdiri atas 14 pasien operasi katarak dan 4 pasien operasi bibir sumbing.
Sementara itu, tujuh calon pasien lainnya tidak dapat menjalani operasi setelah dinyatakan tidak lulus skrining, yakni enam calon pasien operasi katarak dan satu calon pasien operasi bibir sumbing.
Ny. Juliati Sigit Prabowo bersama rombongan tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Ambon sekitar pukul 14.30 WIT. Kedatangan rombongan disambut Kapolda Maluku Irjen Pol Prof Dr Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan jajaran Polda Maluku.
Dalam kunjungannya, Ketua Umum Bhayangkari melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan, khususnya operasi katarak dan bibir sumbing yang menjadi bagian dari rangkaian Bakti Kesehatan Bhayangkari di Maluku.
Kapolda Maluku Irjen Pol Prof Dr Dadang Hartanto mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap masyarakat.
“Bakti kesehatan ini bukan hanya tentang tindakan medis, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan harapan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Dadang.
Menurutnya, pelayanan kesehatan memiliki arti penting bagi masyarakat Maluku yang tinggal di wilayah kepulauan. Kondisi geografis menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan akses terhadap berbagai layanan dasar, termasuk kesehatan.
“Karena itu, kehadiran pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat memiliki arti yang sangat penting. Polri bersama Bhayangkari akan terus mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung,” katanya.
Dadang juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, Bhayangkari, tenaga kesehatan, pemerintah dan masyarakat untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.
“Semangatnya adalah gotong royong. Ketika tenaga kesehatan, Polri, Bhayangkari, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat bergerak bersama, maka semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan operasi katarak dan bibir sumbing memiliki nilai kemanusiaan yang besar karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup penerima manfaat.
“Sebanyak 14 pasien mendapatkan operasi katarak dan 4 pasien mendapatkan operasi bibir sumbing. Ini bukan sekadar angka, tetapi 18 orang yang mendapatkan kesempatan untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik melalui pelayanan kesehatan,” kata Rositah.
Ia menyebut kehadiran Ketua Umum Bhayangkari di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Ambon juga menunjukkan perhatian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Indonesia Timur.
“Pesan yang ingin kita sampaikan adalah bahwa masyarakat di Maluku juga memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Polri melalui Bhayangkari berupaya hadir memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Rositah menambahkan, bakti kesehatan merupakan bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pelayanan yang humanis.
“Polri tidak hanya hadir dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam persoalan kemanusiaan. Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari wajah pelayanan Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat,” katanya.
Setelah meninjau pelaksanaan operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Ambon, Ketua Umum Bhayangkari bersama rombongan melanjutkan rangkaian Bakti Sosial di Lapangan Tahapary, Tantui, Polda Maluku.
Dalam kegiatan tersebut, Bhayangkari juga menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan komitmen untuk memberikan manfaat langsung bagi warga di Maluku. (JB-01)






