Kapolda Maluku Sebut Pangdam Cup 2026 Jadi Investasi Jangka Panjang untuk Kemajuan Maluku Barat Daya

Ambon. Jejakberita, Com – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan ajang Pangdam Cup Lomba Pacuan Kuda Tahun 2026 bukan sekadar kompetisi olahraga. Event yang akan digelar di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), itu dinilai sebagai investasi jangka panjang yang mampu menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi masyarakat, hingga investasi daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri penyerahan Piala Bergilir Pangdam Cup 2026 di kediaman Pangdam XV/Pattimura, Senin (6/7/2026) malam. Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, Kajati Maluku, Danlantamal IX/Ambon, Danrem 151/Binaiya, Bupati Maluku Barat Daya, Kapolres MBD, Dandim 1511/Pulau Moa, serta unsur Forkopimda lainnya.

Menurut Dadang, penyelenggaraan event berskala nasional akan memberikan dampak ekonomi yang luas apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Kami memandang Pangdam Cup 2026 bukan sekadar perlombaan pacuan kuda, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan Maluku Barat Daya. Ketika sebuah daerah mampu menghadirkan event yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan, maka yang tumbuh bukan hanya prestasi olahraga, tetapi juga kepercayaan publik, pariwisata, investasi, ekonomi masyarakat, serta citra positif daerah di tingkat nasional,” ujarnya.

Kapolda menjelaskan, penyelenggaraan Pangdam Cup diperkirakan menciptakan efek berganda terhadap berbagai sektor. Aktivitas transportasi, perhotelan, kuliner, perdagangan, UMKM, peternakan hingga industri kreatif diyakini akan ikut berkembang seiring meningkatnya kunjungan masyarakat dan wisatawan ke Pulau Moa.

Ia juga memastikan jajaran Polda Maluku bersama Polres Maluku Barat Daya siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan agar berlangsung aman dan kondusif melalui sinergi bersama TNI, pemerintah daerah dan panitia penyelenggara.

“Keamanan merupakan prasyarat utama keberhasilan sebuah event berskala besar. Karena itu Polri akan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati kegiatan dengan nyaman,” tegasnya.

Kapolda mengajak masyarakat Maluku Barat Daya menjadikan Pangdam Cup sebagai momentum memperkuat persatuan sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto mengatakan Pangdam Cup dirancang sebagai program pembangunan daerah yang memadukan olahraga, budaya, pariwisata, peternakan, ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, apabila dipersiapkan secara maksimal, event tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekaligus mengangkat Pulau Moa sebagai destinasi sport tourism baru di Indonesia Timur.

“Dengan persiapan yang matang dan promosi yang maksimal, saya optimistis Pangdam Cup akan memberikan dampak positif yang luas. Manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi kebanggaan budaya, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata, peternakan, UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” kata Pangdam.

Pangdam berharap keunikan tradisi pacuan kuda dan pacuan kerbau yang dimiliki masyarakat Maluku Barat Daya dapat menjadi daya tarik wisata khas yang mampu menarik perhatian wisatawan nasional maupun mancanegara.

Melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, Pangdam Cup Lomba Pacuan Kuda 2026 diharapkan menjadi tonggak baru pembangunan daerah sekaligus memperkuat posisi Maluku Barat Daya sebagai destinasi olahraga dan wisata budaya unggulan di kawasan timur Indonesia.

(JB-01)

Pos terkait