Ambon. Jejakberita, Com – Euforia kemenangan Tim Nasional Brasil di Piala Dunia 2026 mewarnai jalanan Kota Ambon, Maluku. Ratusan suporter turun ke jalan menggelar konvoi kendaraan bermotor sebagai bentuk perayaan. Untuk memastikan selebrasi berlangsung aman, Polda Maluku melalui Satgas Preventif Operasi Simpatik Salawaku 2026 mengawal jalannya konvoi sembari mengedukasi masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas.
Pengamanan dilakukan di sejumlah ruas jalan utama Kota Ambon, Kamis (25/6/2026). Personel Satgas Preventif diterjunkan untuk mengantisipasi potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang bisa terjadi di tengah tingginya antusiasme masyarakat.
Pantauan di lapangan, ratusan kendaraan roda dua dan roda empat yang dihiasi atribut Brasil memadati sejumlah titik jalan. Para suporter mengibarkan bendera, mengenakan jersey tim favorit, dan merayakan kemenangan dengan konvoi secara tertib.
Petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan membagikan brosur keselamatan berlalu lintas, membawa papan imbauan, hingga menyampaikan pesan-pesan keselamatan melalui pengeras suara.
Peserta konvoi diingatkan untuk selalu mengenakan helm berstandar SNI, tidak berboncengan lebih dari dua orang, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak melakukan aksi kebut-kebutan, serta menghindari tindakan yang membahayakan pengguna jalan lain.
Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Kombes Pol Yudi Kristanto melalui Kasatgas Preventif Operasi Simpatik Salawaku 2026 mengatakan pihaknya hadir bukan untuk membatasi masyarakat merayakan kemenangan tim favoritnya, melainkan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman.
“Kami memahami kemenangan sebuah tim sepak bola dunia membawa kebahagiaan bagi para pendukungnya. Karena itu kami hadir untuk memastikan seluruh aktivitas berlangsung aman, tertib, dan tidak menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Ia menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap bentuk perayaan di jalan raya.
“Silakan merayakan kemenangan tim kebanggaan masing-masing, namun jangan sampai euforia membuat kita mengabaikan keselamatan. Keselamatan adalah investasi yang harus dijaga setiap saat,” tegasnya.
Pendekatan persuasif tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang peserta konvoi, Rian, mengaku merasa lebih nyaman karena polisi mengingatkan dengan cara yang humanis.
“Kami senang karena petugas mengingatkan dengan cara yang baik dan tidak represif. Kami jadi lebih sadar bahwa merayakan kemenangan tetap harus mengutamakan keselamatan,” katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan Polri terus mengedepankan pelayanan yang humanis dan edukatif dalam setiap kegiatan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk perlindungan agar setiap perayaan dapat berlangsung aman tanpa menimbulkan korban maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Tujuan utama Operasi Simpatik Salawaku 2026 adalah membangun budaya keselamatan di jalan raya. Kami berharap masyarakat menjadi pelopor keselamatan bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan,” ujar Rositah.
Polda Maluku memastikan Operasi Simpatik Salawaku 2026 akan terus digelar di berbagai wilayah di Maluku dengan fokus pada edukasi, pencegahan pelanggaran, serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. (JB-01)






