TNI AL Bangun Jembatan Gantung Kali Waisawa di Tawiri, Akses Warga dan Pelajar Kini Lebih Mudah

Ambon. Jejakberita, Com – TNI Angkatan Laut melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX membangun jembatan gantung di Kali Waisawa, Dusun Sawa, Negeri Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon. Infrastruktur sepanjang 14 meter itu menjadi solusi bagi warga yang selama ini harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas, terutama saat musim hujan.

Pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan melalui program Karya Bakti TNI AL untuk Rakyat yang melibatkan personel Kodaeral IX dan masyarakat setempat secara gotong royong. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi warga sekaligus mendorong aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial di kawasan tersebut.

Wakil Komandan Kodaeral IX, Muhammad Risahdi, mewakili Komandan Kodaeral IX, Hanarko Djodi Pamungkas, meninjau langsung proses pembangunan jembatan di Dusun Sawa, Selasa (9/6/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wadan Kodaeral IX didampingi Kepala Dinas Teritorial Kodaeral IX, Frenky Jamris Akihary. Ia menjelaskan bahwa jembatan gantung Kali Waisawa dibangun untuk menjadi sarana penghubung utama bagi masyarakat Dusun Sawa dan sekitarnya.

“Jembatan ini memiliki panjang 14 meter dan lebar satu meter. Kami berharap kehadirannya dapat mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan telah dimulai sekitar dua pekan lalu dengan pengerjaan pondasi dan pemasangan tiang penyangga di kedua sisi sungai. Proses pengerjaan dilanjutkan dengan pemasangan batang kelapa dan tali bentangan jembatan yang dilakukan bersama warga.

“Kemarin bersama masyarakat Dusun Sawa dan 30 personel Kodaeral IX, kami melakukan pemotongan tiga batang pohon kelapa dan mengangkutnya secara gotong royong ke lokasi pembangunan. Hari ini fokus pada pemasangan batang kelapa dan tali bentangan hingga selesai,” katanya.

Wadan Kodaeral IX menilai semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga dan personel TNI AL menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan sinergi antara TNI dan masyarakat merupakan kekuatan utama untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Maluku.

Melalui program Karya Bakti TNI AL untuk Rakyat, Kodaeral IX berkomitmen membantu memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses.

Tokoh agama Negeri Tawiri, Thomas Pattinasarany, menyampaikan apresiasi atas perhatian TNI AL kepada masyarakat setempat.

“Terima kasih kepada TNI AL melalui Kodaeral IX yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Semoga keberadaannya memberikan manfaat besar bagi masyarakat Negeri Tawiri, khususnya warga Dusun Sawa,” ujarnya.

Manfaat jembatan tersebut juga langsung dirasakan oleh anak-anak sekolah. Salah satunya Kelvin Sambono, siswa kelas 5 SD Negeri 1 Tawiri, yang selama ini harus melepas sepatu saat menyeberangi Kali Waisawa.

“Sekarang beta bisa menyeberang tanpa buka sepatu lagi. Kalau hujan juga tidak takut terbawa arus atau harus memutar jauh ke dusun sebelah untuk pergi sekolah. Terima kasih TNI AL sudah bantu beta,” katanya.

Dengan hadirnya jembatan gantung Kali Waisawa, akses masyarakat Dusun Sawa kini menjadi lebih aman, cepat, dan nyaman. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penggerak aktivitas warga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Negeri Tawiri. (JB-01)