Pangdam XV/Pattimura Tutup Dikmataif TNI AD 2026, Tekankan Loyalitas dan Disiplin Prajurit

Pangdam XV/Pattimura Tutup Dikmataif TNI AD 2026, Tekankan Loyalitas dan Disiplin Prajurit

AMBON — Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI. Dody Triwinarto menegaskan pentingnya loyalitas, disiplin, dan profesionalisme bagi prajurit muda TNI AD saat memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri (Dikmataif) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Rindam XV/Pattimura, Jumat (22/5/2026).

Sebanyak 976 siswa resmi menyelesaikan pendidikan dasar kemiliteran yang menjadi fondasi awal pembentukan karakter prajurit Angkatan Darat. Dalam keterangannya usai upacara, Pangdam menekankan bahwa pendidikan di Rindam merupakan tahap awal untuk membentuk mental, karakter, dan kemampuan dasar seorang prajurit.

“Ini adalah dasar fondasi awal bagi seorang prajurit yang memang dibentuk di Rindam ini. Pendidikan ini menjadi pedoman awal mereka dalam melaksanakan tugas,” ujar Pangdam.

Menurutnya, proses pembentukan prajurit tidak berhenti setelah pendidikan dasar selesai. Para tamtama muda tetap dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme sesuai tantangan tugas di masa mendatang.

“Karakter petarung itu wajib dimiliki sehingga mereka menjadi prajurit prima Angkatan Darat yang diinginkan,” katanya.

Pangdam menjelaskan, prajurit TNI AD ke depan harus memiliki kemampuan yang profesional, responsif, inovatif, modern, dan adaptif terhadap perkembangan situasi.

“Output-nya mereka harus profesional, responsif, inovatif, modern, dan adaptif. Dengan begitu mereka mampu menghadapi dan menyelesaikan berbagai kondisi tugas yang ada,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan tenaga pendidik di Rindam Pattimura karena seluruh rangkaian pendidikan berjalan lancar dan para siswa dapat menyelesaikan pendidikan dalam kondisi sehat.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada para pelatih. Semua berjalan lancar, sangat baik, sehat, dan mereka secara langsung maupun tidak langsung sudah terbentuk karakternya,” ujarnya.

Dalam amanatnya kepada para prajurit yang baru dilantik, Pangdam mengingatkan bahwa tantangan tugas TNI AD ke depan akan semakin besar dan kompleks. Karena itu, para prajurit muda diminta terus menyiapkan diri dan menjaga integritas sebagai garda terdepan pertahanan negara.

“Tantangan tugas ke depan cukup besar dan berat. Mereka harus menyiapkan diri. Profesionalisme mereka dituntut sesuai waktu dan kondisi yang dihadapi,” katanya.

Ia menegaskan, loyalitas dan disiplin merupakan prinsip utama yang wajib dipegang setiap prajurit Angkatan Darat.

“Loyalitas dan disiplin itu harga mati bagi seorang prajurit Angkatan Darat dalam menghadapi tantangan tugas ke depan,” tegas Pangdam. (JB-01)

Pos terkait