Pelepasan 311 Siswa SMAN 3 Ambon Berlangsung Haru, 53 Orang Lolos SNBP, Ke UI Hingga Kedokteran Unpatti

Jb. Com, Ambon – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti kegiatan pelepasan dan perpisahan siswa kelas XII Angkatan ke-45 SMA Negeri 3 Ambon yang berlangsung di lapangan sekolah, Rabu (13/5/2026).

Prosesi pelepasan dihadiri ratusan siswa, orang tua, guru hingga jajaran pengawas pendidikan, dengan momen penuh emosional saat para siswa resmi mengakhiri masa pendidikan mereka di bangku sekolah menengah atas.

Di tengah suasana tersebut, pihak sekolah mengumumkan sebanyak 53 siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan diterima di sejumlah perguruan tinggi ternama, mulai dari Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, Universitas Indonesia hingga perguruan tinggi luar negeri.

Pelaksana Tugas Kepala SMAN 3 Ambon, Yosina Hetharion, S.Pd mengatakan, pelepasan siswa bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi penanda keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di tingkat SMA.

“Acara perpisahan atau pelepasan ini merupakan tanda keberhasilan siswa-siswi dalam menyelesaikan tanggung jawab akademik selama tiga tahun pada jenjang sekolah menengah atas,” kata Yosina dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, pada tahun ajaran 2025/2026 terdapat 311 siswa yang mengikuti pendidikan di SMAN 3 Ambon. Dari jumlah tersebut, sekitar 120 siswa mendapat kuota mengikuti SNBP atau sebesar 40 persen.

“Sebanyak 53 siswa dinyatakan lolos ke berbagai perguruan tinggi melalui jalur SNBP,” ujarnya.

Adapun rincian siswa yang diterima melalui jalur SNBP yakni Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura sebanyak tiga orang, Fakultas Kedokteran Rusia satu orang, Fakultas Ekonomi Perbankan Universitas Indonesia satu orang, Pendidikan Luar Biasa di Makassar satu orang, Farmasi Universitas Pattimura dua orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura sembilan orang, Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura 12 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura dua orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pattimura satu orang, Fakultas Hukum Universitas Pattimura 12 orang, Fakultas Teknik Universitas Pattimura tujuh orang, serta Politeknik Negeri Ambon dua orang.

Menurut Yosina, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen sekolah dan keluarga dalam mendukung proses pendidikan siswa.

“Capaian ini bukan hasil kerja satu orang, tetapi buah kerja keras dari banyak pihak,” katanya.

Dalam sambutannya, Yosina juga mengenang perjalanan para siswa sejak pertama kali masuk sekolah hingga akhirnya dinyatakan lulus. Ia menilai, selama menempuh pendidikan, siswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga nilai toleransi dan kebersamaan.

“Kini anak-anak akan menuju dunia yang lebih luas dan menyandang gelar alumni. Namun ini bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Ia pun berpesan agar para siswa terus berani bermimpi dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.

“Jangan pernah takut bermimpi setinggi langit. Yang perlu ditakuti hanyalah berhenti berusaha meraihnya. Gagal bukan alasan untuk menyerah, melainkan pelajaran untuk bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku yang diwakili Koordinator Pengawas pada SMAN 3 Ambon, S. Lumoli, S.Pd., M.Pd menegaskan bahwa kelulusan merupakan awal dari perjalanan baru para siswa menuju masa depan.

“Masa depan telah menanti. Kelulusan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah baru untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih berbahagia,” ujar Lumoli.

Ia juga mengapresiasi pihak sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang dinilai telah bekerja keras membentuk karakter siswa selama menempuh pendidikan di SMAN 3 Ambon.

“Terima kasih kepada ibu kepala sekolah, para guru, dan seluruh tenaga kependidikan yang penuh dedikasi mendidik dan membentuk karakter siswa hingga mencapai tahap ini,” katanya.

Lumoli turut menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan wali murid yang terus mendukung proses belajar anak-anak mereka hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.

Kepada para lulusan, ia berpesan agar terus belajar, menjaga nama baik keluarga dan almamater, serta menjadi generasi yang disiplin dan bertanggung jawab.

“Ingatlah bahwa nilai yang paling penting bukan hanya kecerdasan, tetapi juga kejujuran, kerja keras, sikap hormat kepada orang tua dan guru, serta kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Acara pelepasan siswa kelas XII Angkatan ke-45 SMAN 3 Ambon berlangsung penuh haru. Sejumlah siswa dan orang tua tampak menitikkan air mata saat prosesi perpisahan berlangsung di lapangan sekolah. (JB-01)