Jb. Com, Kisar – Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach turun langsung meninjau pembangunan enam unit Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Kisar Selatan, Pulau Kisar, Kamis (7/5/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai rencana dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat desa.
Didampingi Wakil Bupati Agustinus L. Kilikily, rombongan pemerintah daerah mengunjungi sejumlah lokasi pembangunan koperasi di Desa Kotalama, Abusur, dan Lekloor. Dalam kunjungan itu, Bupati menegaskan pembangunan Koperasi Merah Putih bukan sekadar proyek fisik, tetapi langkah nyata memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.
“Pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan koperasi ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa, terutama dalam meningkatkan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga,” ujar Benyamin Noach di sela peninjauan.
Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih nantinya diharapkan menjadi pusat distribusi barang, pengelolaan hasil produksi masyarakat, hingga pengembangan usaha berbasis potensi desa.
Peninjauan tersebut turut didampingi Ketua TP PKK MBD Ny. Rely Noach, Sekretaris Daerah MBD Eduard J. S. Davidz, anggota DPRD MBD, pimpinan OPD terkait, serta unsur Forkopimcam Kisar Selatan dan Kisar Utara.
Bangunan koperasi yang sementara dibangun di masing-masing desa memiliki ukuran 20 x 25 meter atau seluas 500 meter persegi. Selain tiga lokasi yang ditinjau langsung, pembangunan serupa juga dilakukan di Desa Wonreli, Oirata Timur, dan Oirata Barat.
Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri merupakan program nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di desa-desa seluruh Indonesia.
Pemerintah pusat menargetkan pembentukan koperasi tersebut di puluhan ribu desa sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Untuk pembangunan satu unit koperasi, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp3 miliar hingga Rp5 miliar per desa yang bersumber dari Dana Desa, APBN, APBD, dan sumber pendanaan sah lainnya.
Benyamin berharap seluruh pembangunan koperasi di Pulau Kisar dapat selesai tepat waktu dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
“Koperasi ini harus menjadi motor penggerak ekonomi desa. Karena itu kualitas pembangunan dan pengelolaannya harus benar-benar diperhatikan,” tandasnya. (JB-01)






