Kapal KLM Cajoma V Karam di Perairan Teun Nila Serua, 13 Penumpang Selamat Dievakuasi Basarnas Ambon

Jb. Com, Ambon – Cuaca buruk yang melanda perairan Maluku menyebabkan kapal pinisi KLM Cajoma V karam di Perairan Teun Nila Serua (TNS), Kabupaten Maluku Tengah.

Seluruh 13 penumpang berhasil diselamatkan setelah dievakuasi oleh tim Basarnas Ambon dalam operasi SAR yang berlangsung dramatis sejak malam kejadian hingga pagi hari.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 21.55 WIT.

Kapal yang berlayar dari Sorong menuju Kalabahi, Nusa Tenggara Timur, dihantam gelombang tinggi hingga mengalami kebocoran dan akhirnya tenggelam.

Sinyal darurat dari perangkat Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB) yang dipancarkan sebelum kapal tenggelam berhasil diterima Basarnas Command Centre (BCC).

Informasi koordinat kemudian diteruskan ke Basarnas Ambon untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Tim Rescue Basarnas Ambon langsung diberangkatkan pada Selasa (5/5) pukul 00.05 WIT menggunakan KN SAR Bharata menuju lokasi kejadian yang berada sekitar 200 nautical mile arah tenggara dari Dermaga BRIN Ambon.

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan bahwa koordinasi intensif dilakukan sejak awal kejadian.

Berdasarkan informasi dari pemilik kapal, seluruh penumpang sempat menyelamatkan diri menggunakan sekoci sebelum kapal tenggelam dan berlindung di Pulau Nila.

“Alhamdulillah seluruh penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka sempat bertahan di Pulau Nila sebelum tim SAR tiba di lokasi,” ujarnya.

KN SAR Bharata tiba di lokasi pada pukul 16.27 WIT dan langsung mengevakuasi seluruh korban. Selanjutnya, pada pukul 17.35 WIT, para korban diberangkatkan menuju Kota Ambon untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Setelah perjalanan laut selama kurang lebih semalam, KN SAR Bharata akhirnya tiba di Dermaga BRIN Ambon pada Rabu (6/5) pukul 07.00 WIT. Seluruh korban kemudian diserahkan kepada pihak pemilik kapal untuk mendapatkan perawatan.

Adapun total korban selamat berjumlah 13 orang, terdiri dari awak kapal dan penumpang, termasuk kapten, mualim, hingga penumpang umum.

Dengan berhasilnya evakuasi seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas kerja sama dalam misi penyelamatan tersebut. (JB-01)

Pos terkait