Hari Kelima Operasi SAR, Nelayan Saparua Ditemukan Meninggal di Perairan Hulaliu

SAR AMBON59 Dilihat

Jejakberita. Com, Ambon – Setelah lima hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Roy Souhoka (41), nelayan asal Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, dalam kondisi meninggal dunia di perairan Waihoka, Desa Hulaliu, Senin (13/4/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 09.51 WIT oleh nelayan setempat yang turut membantu proses pencarian. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Tim SAR Gabungan untuk selanjutnya dilakukan proses evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon menyampaikan, pada hari kelima operasi, pencarian kembali difokuskan di sejumlah titik koordinat yang telah dipetakan melalui SAR MAPS. Upaya tersebut melibatkan unsur SAR dan masyarakat setempat yang terus menyisir area perairan.

“Korban ditemukan pada jarak kurang lebih 2,4 nautical mile dari lokasi kejadian awal,” ujarnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menuju Desa Haria untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, Roy Souhoka dilaporkan terjatuh dari longboat miliknya pada 9 April 2026. Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh nelayan setempat, sebelum akhirnya dilaporkan ke Basarnas Ambon sebagai kondisi membahayakan jiwa manusia.

Operasi SAR kemudian dilaksanakan selama lima hari dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, Camat Saparua, Polsek Saparua, Denintel Kodam XV/Pattimura, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi tersebut, tim SAR mengerahkan sejumlah alat utama dan peralatan SAR, seperti Rigid Buoyancy Boat (RBB) Kansar Ambon, speed boat, dan longboat milik warga.

Adapun kondisi cuaca selama operasi dilaporkan hujan ringan, dengan angin bertiup dari barat daya hingga barat berkisar 20 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas partisipasi dan kerja sama dalam proses pencarian. (JB-01)