Jejakberita. Com, Ambon – PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Pattimura resmi menjalin kerja sama strategis dengan BKKBN Provinsi Maluku untuk mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Selasa (14/4/2026).
Kesepakatan ini berfokus pada penguatan ketahanan keluarga melalui Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) serta upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Maluku. MoU tersebut diteken oleh Kepala Perwakilan BKKBN Maluku, Mauliwaty Bulo dan General Manager Bandara Pattimura, Johan Seno Acton.
General Manager Bandara Pattimura, Johan Seno Acton, menegaskan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial.
“Kami mendukung penuh percepatan penurunan stunting melalui optimalisasi sumber daya yang kami miliki, termasuk pemanfaatan fasilitas bandara sebagai media edukasi,” ujarnya.
Dalam implementasinya, kerja sama ini mencakup sejumlah program, di antaranya sosialisasi dan edukasi Bangga Kencana, dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) melalui program CSR, hingga pemanfaatan fasilitas bandara sebagai sarana publikasi program kependudukan.
Selain itu, karyawan bandara juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat guna memperluas dampak program. Kerja sama ini direncanakan berlangsung selama lima tahun dengan evaluasi berkala minimal satu kali setiap tahun.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Maluku, Mauliwaty Bulo, menyebut sinergi lintas sektor ini penting untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan sektor transportasi seperti bandara akan membantu penyebaran informasi terkait pola hidup sehat dan perencanaan keluarga secara lebih efektif.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat mendorong percepatan penurunan angka stunting di Maluku sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan keluarga dan perencanaan masa depan generasi.
(JB-01)






