Jejakberita. Com, Ambon – Universitas Terbuka (UT) Ambon bersama Dinas Pendidikan Provinsi Maluku memperkuat kolaborasi strategis guna memperluas akses pendidikan tinggi di daerah.
Langkah ini menjadi upaya konkret menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inklusif, fleksibel, dan menjangkau berbagai kalangan, mulai dari lulusan SMA hingga tenaga pendidik dan aparatur sipil negara (ASN).
Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi antara Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Sarlota Singerin. Dalam pertemuan itu, UT Ambon menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi berbasis sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh yang mampu menjawab tantangan akses pendidikan di wilayah kepulauan seperti Maluku.
Direktur UT Ambon menyampaikan bahwa model pembelajaran fleksibel yang diterapkan memungkinkan masyarakat tetap dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun aktivitas produktif lainnya. Hal ini dinilai menjadi solusi efektif dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Maluku.
Selain menyasar lulusan SMA, UT Ambon juga mendorong peningkatan kualifikasi tenaga pendidik. Guru yang belum memiliki gelar sarjana (S1) diberikan kesempatan untuk melanjutkan studi tanpa mengganggu tugas mengajar, sehingga peningkatan kualitas pendidikan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Dalam audiensi tersebut, turut dibahas rencana pembukaan kelas pilot program magister (S2) di Maluku. Program ini diharapkan mampu mendekatkan layanan pendidikan pascasarjana bagi masyarakat serta menjawab kebutuhan daerah, khususnya bagi tenaga pendidik dan ASN yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai sinergi antara UT Ambon dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku secara berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, UT Ambon juga membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Pascasarjana Semester 2026/2027 Ganjil. Pendaftaran berlangsung hingga 29 April 2026, dengan tahapan seleksi yang mencakup pembayaran admisi, tes masuk pada akhir Mei, hingga pengumuman hasil seleksi pada Juni 2026.
Program studi yang ditawarkan mencakup berbagai bidang strategis seperti Administrasi Publik, Manajemen, Pendidikan, Studi Lingkungan, hingga Hukum. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan kapasitas profesional di berbagai sektor.
Tak hanya itu, UT Ambon juga akan membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Program Diploma dan Sarjana mulai 4 Mei 2026. Melalui berbagai program tersebut, UT Ambon terus mempertegas komitmennya dalam menyediakan akses pendidikan tinggi yang luas, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Maluku.
(JB-01)





