Dobo. Jejakberita, Com– Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Aru mengajak masyarakat Kepulauan Aru memanfaatkan kesempatan langka untuk naik dan melihat langsung kapal perang Republik Indonesia dalam kegiatan Open Ship KRI Balongan-908 yang bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Trisila-26 Tahap I yang digelar TNI Angkatan Laut di wilayah perairan Maluku, khususnya Kepulauan Aru.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Aru, Letkol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr.Opsla, mengatakan pihaknya sebagai pangkalan pendukung siap menyukseskan operasi tersebut, termasuk melalui sejumlah agenda kemanusiaan bersama Satuan Tugas (Satgas) Trisila-26.
“Salah satu daya tarik utama adalah program Open Ship, di mana masyarakat diberikan kesempatan langka untuk naik ke atas kapal perang dan melihat langsung alutsista kebanggaan Indonesia,” ujar Sriadi dalam keterangannya, Kamis.
Kapal perang yang dibuka untuk umum tersebut adalah KRI Balongan-908. Kapal ini tergabung dalam Satgas Trisila-26 yang bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia.
Open Ship dibuka untuk masyarakat mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIT selama dua hari. Warga diperbolehkan naik ke atas kapal, melihat sistem persenjataan, fasilitas, serta aktivitas prajurit TNI AL di atas kapal.
“Kami mengimbau seluruh warga Dobo dan Kepulauan Aru untuk hadir. Kapal ini milik rakyat Indonesia, silakan berkunjung dan melihat langsung selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Antusiasme warga disebut cukup tinggi. Bagi sebagian masyarakat, ini menjadi pengalaman pertama melihat dari dekat kapal perang yang selama ini hanya disaksikan melalui televisi atau media sosial.
Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan antara TNI AL dan masyarakat pesisir. Menurut Sriadi, Open Ship menjadi momentum untuk mengenalkan tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan laut dan kedaulatan negara.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami peran TNI Angkatan Laut dalam menjaga wilayah perairan Indonesia,” tutupnya.
(JB-01)






