Ambon. Jejakberita, Com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku menyiapkan uang tunai layak edar (ULE) sebesar Rp889 miliar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Jumlah tersebut melonjak sekitar 40 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp632 miliar.
Penguatan layanan itu dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung sejak 23 Februari hingga 15 Maret 2026 di berbagai wilayah Maluku.
Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Wahyu Indra Sukma, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga kelancaran sistem pembayaran, baik tunai maupun non-tunai, selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI).
“BI memastikan ketersediaan uang layak edar dalam jumlah yang memadai serta distribusi yang merata agar masyarakat dapat bertransaksi dengan nyaman dan lancar,” kata Wahyu saat pembukaan SERAMBI 2026 di Gedung Lama BI Maluku, Ambon.
Menurutnya, penguatan layanan dilakukan melalui tiga strategi utama. Pertama, memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan perbankan selama periode RAFI. Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan transaksi pembayaran non-tunai seperti mobile dan internet banking, transfer dana melalui BI-FAST, serta pembayaran berbasis QRIS.
Kedua, memperluas jangkauan layanan penukaran melalui sinergi dengan 19 bank di Kota Ambon yang melayani penukaran pada 5–6 Maret 2026 sesuai paket yang telah ditetapkan. Layanan juga tersedia melalui Kantor Kas Titipan BI di BPD Maluku Malut Cabang Namlea dan Saumlaki serta BRI Cabang Langgur.
Artinya, layanan penukaran uang hadir di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Ketiga, menghadirkan layanan kas keliling ritel, kas keliling terpadu, hingga layanan tematik di wilayah tertentu dan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) melalui program SERAMBI Pela Gandong dan SERAMBI Lintas Nusa. Secara keseluruhan, tersedia 54 titik layanan penukaran di wilayah Maluku.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan pemerataan akses, BI menerapkan mekanisme paket penukaran maksimal Rp5,3 juta per orang. Pemesanan dilakukan secara daring melalui Aplikasi PINTAR di laman pintar.bi.go.id. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memilih jadwal, lokasi, serta pecahan uang sesuai kebutuhan.
Pada momentum SERAMBI 2026, BI Maluku juga mengajak masyarakat mengenali keaslian Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat Rupiah dengan prinsip 5J Plus: Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, Jangan dibasahi, dan Jangan disetrika.
BI berharap sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, dukungan akselerasi pembayaran digital, serta partisipasi aktif masyarakat dapat menjaga kelancaran sistem pembayaran dan mendukung stabilitas ekonomi daerah selama Ramadan dan Idulfitri 2026. (JB-01)






