Jejakberita. Com, Ambon – Komandan Kodim (Dandim) 1504/Ambon, Kolonel Inf Hari Sandra, angkat bicara menanggapi tudingan yang menyebut adanya keterlibatan oknum TNI dalam “memelihara” kelompok kriminal bernama “Bataso”.
Ia menegaskan informasi tersebut adalah fitnah dan hoax yang tidak memiliki dasar hukum maupun fakta di lapangan.
Menurut Hari Sandra, pemberitaan yang dirilis salah satu media lokal itu dinilai telah membangun opini tanpa konfirmasi kepada pihak Kodim 1504/Ambon.
“Kami tegaskan bahwa informasi tersebut sama sekali tidak memiliki dasar hukum maupun fakta lapangan yang jelas. Kami sebagai TNI memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan dan membantu kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat, bukan justru memelihara penyakit masyarakat,” tegasnya, Sabtu (21/2/2026).
Ia menyebut tudingan bahwa TNI menjadikan kelompok preman sebagai “anak emas” untuk kepentingan pribadi sebagai bentuk penghinaan terhadap institusi.
Soroti Etika Jurnalistik
Hari Sandra menyayangkan pola pemberitaan yang dinilai tidak mengedepankan prinsip check and re-check. Menurutnya, narasi yang dibangun hanya berdasarkan asumsi sepihak tanpa upaya konfirmasi kepada Kodim.
“Sangat disayangkan, sebuah media massa membangun narasi liar berdasarkan perkiraan sendiri tanpa menanyakan fakta sebenarnya kepada kami. Ini bukan jurnalisme yang sehat, melainkan upaya framing negatif yang sengaja ingin merusak citra dan nama baik institusi TNI di mata masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar media tidak menggiring opini publik untuk membenci aparat keamanan melalui berita yang bersifat provokatif.
Patroli Bersama Jaga Kamtibmas Ambon
Sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, Kodim 1504/Ambon disebut terus bersinergi dengan Polresta Pulau Ambon dalam menjaga situasi kamtibmas. Patroli gabungan rutin dilakukan pada malam hari guna mencegah dan mengeliminasi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Kota Ambon.
Keberadaan markas TNI di tengah kota, kata dia, justru bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat, bukan melindungi pelaku kriminal.
Minta Warga Aktif Melapor
Dalam kesempatan itu, Dandim juga mengajak masyarakat Kota Ambon untuk aktif melaporkan apabila menemukan adanya gangguan keamanan.
“Jika melihat atau mendengar adanya gangguan kamtibmas, silakan masyarakat segera melaporkan ke pihak Kodim atau kepolisian terdekat. Jangan ragu untuk memberikan informasi akurat demi menjaga lingkungan tetap kondusif,” katanya.
Di akhir pernyataannya, ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengonsumsi informasi, khususnya di media sosial dan portal berita.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang hanya ingin memecah belah hubungan TNI dan rakyat. Nilailah berita dengan akal sehat dan jangan percaya pada isu yang sifatnya hanya adu domba.
Kami bersama Polri tetap berkomitmen menjaga kamtibmas di Maluku tetap kondusif,” pungkasnya. (JB-01)






