Jejakberita. Com, Ambon – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX membekali 52 mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan STIKes Pasapua Ambon dengan kemampuan Evakuasi Medis Laut (EML). Pelatihan digelar langsung di pesisir Pantai Mako Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Minggu (1/2/2026), sebagai upaya menyiapkan tenaga kesehatan yang sigap menghadapi kondisi darurat di wilayah kepulauan.
Pelatihan EML ini merupakan kolaborasi Kodaeral IX bersama STIKes Pasapua Ambon untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa keperawatan, khususnya dalam pelayanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal di kawasan pesisir dan laut.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik lapangan. Mereka dilatih prosedur evakuasi korban dari kapal, teknik pertolongan pertama di atas perairan, hingga koordinasi tim dalam situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan tepat.
Kodaeral IX menilai kesiapsiagaan tenaga kesehatan menjadi hal krusial di wilayah Maluku yang secara geografis didominasi oleh laut. Kondisi ini menuntut perawat memiliki keterampilan tambahan dalam evakuasi medis laut, karena kecepatan dan ketepatan penanganan sangat menentukan keselamatan pasien.
Selama pelatihan, antusiasme mahasiswa terlihat dalam setiap tahapan simulasi. Mulai dari penggunaan alat keselamatan, teknik pemindahan korban dari perahu ke tandu evakuasi, hingga penanganan awal pasien dengan kondisi trauma dan gangguan pernapasan di atas kapal.
Di tempat terpisah, Dankodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi strategis antara institusi pendidikan dan TNI AL dalam menyiapkan sumber daya kesehatan yang adaptif dengan karakteristik wilayah kepulauan.
“Diharapkan pengalaman langsung ini dapat memperkaya wawasan serta meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan pada situasi darurat, khususnya di wilayah pesisir dan laut,” ujar Hanarko.
Ia menambahkan, melalui pelatihan ini mahasiswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga dilatih bekerja dalam tim, menjaga komunikasi efektif, serta tetap tenang di bawah tekanan.
“Kompetensi ini sangat penting untuk mencetak perawat profesional yang tanggap, terampil, dan siap mengabdi di berbagai kondisi medan tugas,” tegasnya.
Ke depan, kerja sama antara Kodaeral IX dan STIKes Pasapua Ambon diharapkan dapat terus berlanjut melalui program pelatihan serupa guna memperkuat kesiapan tenaga kesehatan di wilayah maritim. (JB-01)






