Longboat Mati Mesin di Perairan Maluku Tenggara, 17 Penumpang Dievakuasi TNI AL

Jejakberita. Com, Tual – Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual, Komando Daerah Angkatan Laut (Koarmada) IX, bergerak cepat membantu evakuasi 17 penumpang longboat yang mengalami mati mesin di perairan Tanjung Serbat, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Maluku, Senin (26/1/2026).

Longboat tersebut membawa 17 penumpang, terdiri dari 9 orang dewasa dan 8 anak-anak. Kapal berangkat dari Pulau Kei Besar (Hor) menuju Kota Tual sekitar pukul 12.00 WIT, namun hingga pukul 15.00 WIT belum juga tiba di tujuan. Keluarga penumpang kemudian mendapat informasi bahwa longboat mengalami mati mesin di tengah laut.

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, mengatakan laporan pertama diterima oleh Koordinator Pos SAR Tual pada pukul 15.05 WIT. Menindaklanjuti informasi tersebut, unsur SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, tim langsung berkoordinasi dan bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi yang berjarak sekitar 8,6 Nautical Mile arah timur laut dari Pos SAR Tual,” ujar Arafah dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).

Dalam operasi tersebut, dua personel Lanal Tual bergabung bersama Basarnas Kota Tual. Tim SAR gabungan menuju titik koordinat 5°30’26.06″S – 132°48’12.67″E di sekitar perairan Tanjung Serbat.

Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat terdiri dari 2 personel Lanal Tual, 3 personel Basarnas Kota Tual, 1 personel Polairud Tual, 1 personel Bakamla Tual, 1 personel Pemda, serta 1 orang dari pihak keluarga pelapor. Tim berangkat dari Pelabuhan PPN Tual menggunakan RIB Basarnas.

Sekitar pukul 15.50 WIT, tim tiba di lokasi dan mendapati longboat dalam kondisi mengapung dengan mesin mati. Seluruh penumpang kemudian dievakuasi dengan aman ke atas RIB Basarnas Tual.
Setelah proses evakuasi, para penumpang bersama longboat ditarik menuju Pelabuhan Kapal Ferry Kota Tual dalam kondisi selamat.

Sementara itu, Komandan Koarmada IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, dari Mako Koarmada IX di Halong, Kota Ambon, menegaskan kepada seluruh jajarannya agar selalu siaga menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan.

Ia menekankan bahwa keterlibatan prajurit TNI AL dalam operasi pencarian dan pertolongan merupakan bagian dari tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu keselamatan masyarakat di laut. (JB-01)

Pos terkait