Jejakberita. Com, Halmahera Barat – TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan peran strategisnya dalam misi kemanusiaan. Unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol) Koarmada III, KRI Dorang-874, menembus wilayah terisolasi untuk menyalurkan bantuan bagi warga korban banjir bandang di Desa Doitia, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.
Bantuan kemanusiaan tersebut disalurkan pada Jumat (16/1/2026), dalam rangka Operasi Keamanan Laut Tahun 2026 yang berada di bawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III.
Desa Doitia diketahui tidak dapat dijangkau melalui jalur darat akibat kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur.
Akses laut menjadi satu-satunya jalur distribusi bantuan bagi warga yang terdampak bencana alam tersebut.
Kondisi di lapangan pun tidak mudah. Belum tersedianya dermaga memaksa prajurit TNI AL menyalurkan bantuan menggunakan perahu-perahu kecil secara bertahap dengan tingkat kehati-hatian tinggi, demi memastikan bantuan dapat sampai dengan aman ke tangan warga.
Penyaluran bantuan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Danguskamla Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Elmondo Samuel Sianipar.
Prajurit KRI Dorang-874 turut turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI AL.
Kehadiran KRI Dorang-874 di wilayah terdampak banjir bandang tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam membantu masyarakat, khususnya di daerah terpencil yang mengalami bencana alam.
Melalui operasi ini, TNI Angkatan Laut menegaskan perannya tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan dan keamanan laut nasional, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di seluruh wilayah perairan Indonesia. (JB-01)






