Jejakberita. Com, Ambon – Tugas pengamanan perbatasan Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG) yang diemban Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 733/Masariku resmi berakhir.
Kodam XV/Pattimura menggelar upacara purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para prajurit yang telah menjalankan misi negara di wilayah Papua sepanjang 2025.
Upacara purna tugas tersebut berlangsung pada Kamis (26/12/2025) pukul 11.00 WIT di Dermaga Ksatriaan Tawiri Guspurla Koarmada III, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. Bertindak sebagai pimpinan upacara, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XV/Pattimura Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E., M.M.
Sejumlah pejabat utama Kodam XV/Pattimura turut hadir, di antaranya Irdam XV/Pattimura Brigjen TNI M. Ali, S.H., M.H., Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura Brigjen TNI Yulius Joly Suawa, S.Sos., Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, S.I.P., Danrindam XV/Pattimura Brigjen TNI Raden Agus Prasetyo Utomo, S.H., Danpomdam XV/Pattimura Kolonel Cpm M. Choirun, serta Dandim 1504/Ambon Kolonel Inf. Hary Sandra, bersama para pejabat utama Kodam lainnya.
Dalam amanat Pangdam XV/Pattimura yang dibacakan Kasdam XV/Pattimura, pimpinan TNI AD di wilayah Maluku itu menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas keberhasilan Satgas Yonif 733/Masariku dalam menjalankan tugas pengamanan perbatasan negara.
Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit agar tidak larut dalam euforia keberhasilan.
Menurutnya, tugas seorang prajurit tidak pernah benar-benar berakhir, bahkan ke depan tantangan yang dihadapi akan semakin kompleks seiring dinamika keamanan dan perkembangan lingkungan strategis.
Selain itu, Pangdam menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan disiplin serta profesionalisme keprajuritan. Prajurit diminta terus belajar dan berlatih guna meningkatkan kemampuan, sehingga selalu siap kapan pun negara memanggil untuk menjalankan tugas.
Upacara purna tugas ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penghormatan atas dedikasi dan loyalitas prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 733/Masariku.
Diharapkan, keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi satuan lainnya dalam mengemban tugas pengamanan wilayah dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (JB-01)






