Jejakberita. Com, Ambon – Kapolsek Nusaniwe AKP Johan W. M. Anakotta kembali turun langsung menyapa warga lewat program Minggu Kasih.
Hari ini, giliran Gereja Pniel Jemaat GPM Latuhalat yang menjadi rumah ibadah ke-224 yang disentuh, dengan pesan tegas agar jemaat terus menjaga Ambon tetap aman dan bebas konflik.
Kegiatan yang berlangsung Minggu (30/11/2025) pukul 08.00 WIT di Gereja Pniel, RT 001/RW 07 Negeri Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, ini dihadiri 236 jemaat dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Nusaniwe bersama Bhabinkamtibmas Negeri Latuhalat Aipda Frederik Z. Komul serta satu personel Polsek Nusaniwe. Ibadah Minggu dilayani oleh Pdt. A. Hetharion, S.Th.
Dalam arahannya, AKP Johan menegaskan pentingnya sinergi masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga ruang hidup yang damai di Ambon. Ia memberi apresiasi kepada warga yang selama ini ikut menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.
“Masalah orang per orang jangan ditarik menjadi masalah kelompok, kampung apalagi agama. Ini yang harus sama-sama kita jaga,” tegasnya di hadapan jemaat.
Ia juga mengingatkan peran orang tua dalam mengawasi anak-anak agar tidak berada di jalan hingga larut malam. Menurutnya, potensi gesekan antarwarga sering muncul dari interaksi bebas yang tidak terawasi, termasuk tawuran pelajar pada jam sekolah.
Tidak hanya itu, Kapolsek juga meminta warga tidak menutupi tindak kejahatan atau pelanggaran hukum. “Kalau ada pelanggaran, laporkan. Jangan sembunyikan pelakunya,” ujarnya.
Kapolsek Nusaniwe menyampaikan terima kasih kepada pihak gereja yang selama ini konsisten bekerja sama dengan Polsek dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, rasa aman bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama.
Program Minggu Kasih sendiri telah menjadi ciri pendekatan humanis Polsek Nusaniwe dalam membangun kedekatan dengan warga. Dengan gereja ke-224 yang disambangi hari ini, pesan damai dan pencegahan konflik terus digencarkan untuk memastikan Ambon tetap stabil dan harmonis.
(JB-01)






