Jejakberita. Com, Ambon – Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, S.I.P., mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat pemerintah, mahasiswa, dan kalangan jurnalis untuk memperkuat sinergi menjaga stabilitas keamanan dan keutuhan NKRI di wilayah Maluku. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) kebangsaan yang berlangsung di Baileo Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya, Rabu (5/11).
Dalam arahannya, Brigjen Raffles menekankan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis antara unsur masyarakat dan pemerintah guna menangkal paham radikal, separatis, serta intoleransi yang dapat mengancam persatuan bangsa. “Kita semua adalah bagian dari satu kesatuan. Dengan saling mengenal, kita akan lebih mudah membangun rasa percaya dan kebersamaan,” ujarnya di hadapan peserta yang terdiri dari kalangan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, kepala desa mahasiswa, pelaku UMKM, OKP, LSM dan awak media.
Danrem juga mengingatkan bahwa meski situasi keamanan di Maluku relatif kondusif, kewaspadaan tidak boleh menurun. “Apabila Bapak-Ibu mendengar atau melihat indikasi kegiatan mencurigakan, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat segera kita tangani bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Brigjen Raffles turut memberikan apresiasi kepada insan pers yang hadir. Ia menyebut media sebagai mitra strategis TNI dalam menyebarkan informasi positif dan menjaga semangat kebangsaan. “Kami tidak antikritik — justru kami terbuka terhadap masukan yang membangun. Tapi kami berharap, setiap pemberitaan tentang TNI hendaknya dikonfirmasi terlebih dahulu agar informasi yang disampaikan kepada publik akurat dan berimbang,” tuturnya.
Ia mencontohkan pemberitaan nasional yang sempat menyebut masyarakat Seram Bagian Barat menolak pembangunan Batalyon. Setelah dilakukan penelusuran langsung, ternyata informasi tersebut tidak benar. “Itulah pentingnya konfirmasi dan komunikasi antara media dan pihak kami. Kalau ada hal yang belum jelas, silakan hubungi kami. Kami siap memberikan klarifikasi secara terbuka,” katanya.
Selain isu keamanan, Brigjen Raffles juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program pemerintah, seperti pembentukan koperasi desa. Program ini dinilai dapat menjadi solusi nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi lokal. “Mari kita manfaatkan program-program tersebut untuk memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Maluku,” pungkasnya.
Acara Komsos Korem 151/Binaiya ini diakhiri dengan ajakan Danrem kepada seluruh peserta untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur bangsa — toleransi, gotong royong, dan persaudaraan — sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. (JB-01)






