Jejakberita. Com, Ambon – Sebuah rumah warga di Jalan Perumtel RT 04 / RW 07, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, hangus terbakar pada Sabtu (25/10/2025) pagi. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik dari terminal steker di kamar bagian belakang rumah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini dari lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIT dan menghanguskan seluruh bangunan rumah milik Akson Siahaya (32), seorang wiraswasta yang tinggal bersama istri dan anak-anaknya.
Menurut keterangan korban, kejadian berawal saat dirinya sedang beristirahat di kamar keluarga. Tiba-tiba, ia mencium bau asap yang menyengat dan melihat kepulan asap tebal muncul dari plafon rumah.
“Saya langsung keluar kamar dan lihat kamar belakang sudah penuh asap. Api sudah membakar kasur dan dinding rumah,” tutur Akson saat ditemui di lokasi kejadian.
Dalam kepanikan, Akson berteriak meminta tolong sambil mengajak istrinya, Sanci Dolwoy, yang sedang mandi, untuk segera keluar menyelamatkan diri bersama anak-anak. Keduanya sempat berupaya memadamkan api menggunakan air dari drum, namun gagal karena api cepat membesar.
Situasi makin parah setelah api menjalar ke dapur, tempat penyimpanan 11 jerigen berisi minyak tanah, yang membuat kobaran api semakin cepat membesar. “Api langsung menyambar ke seluruh bagian rumah karena dinding dari papan dan tripleks,” kata Mody Passau (47), tetangga korban yang juga ASN di Dinas Perhubungan Kota Ambon.
Mody kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran Kota Ambon. Sekitar pukul 07.55 WIT, dua unit mobil damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu 10 menit, tepatnya pukul 08.10 WIT.
Personel Polsek Nusaniwe kemudian memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi kebakaran, sementara Tim Inavis Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 09.00 WIT.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh isi rumah ludes terbakar. Beberapa barang yang ikut terbakar di antaranya dua unit kulkas, satu set salon dan amplifier, satu TV 32 inci, dua tempat tidur, serta beberapa perabot rumah tangga. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Kasat Intelkam Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease memastikan situasi pascakebakaran dalam keadaan aman terkendali. “Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik akibat penggunaan arus berlebih pada terminal steker di kamar bagian belakang rumah,” jelasnya.
Pihak kepolisian mengimbau warga agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama yang menggunakan banyak sambungan listrik, guna mencegah kejadian serupa terulang. (JB-01)






