Kebakaran Batu Merah Ambon, 7 Rumah dan 20 Kamar Kos Terbakar, 5 Petugas Damkar Terluka

AMBON. Jejakberita, Com – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, pada Jumat (28/8/2026). Api yang diduga bermula dari aktivitas memasak kemudian membesar dan merambat ke sejumlah bangunan di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, AP., M.Si., membenarkan peristiwa tersebut. Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 09.45 WIT dari masyarakat di RT 003/RW 001, Kelurahan Batu Merah.

“Api bermula dari salah satu bangunan kos milik Ibu Umi Warda dan kemudian merambat ke rumah warga lainnya,” demikian laporan penanganan Damkar Kota Ambon.

Kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya 7 rumah dan toko terdampak, serta 20 pintu kamar kos milik Ibu Umi Warda ikut terbakar.
Proses pemadaman berlangsung cukup berat karena api melanda kawasan permukiman.

Damkar Kota Ambon mengerahkan 5 unit mobil pemadam dari Pos Mako, 1 unit dari Pos Passo, 2 unit BNPB, serta 1 unit DLHP untuk membantu suplai air.

Sebanyak 53 personel Ton A, ditambah personel bantuan dari Platon B dan Platon C, dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan penanganan di lokasi.

Lima Petugas Damkar Terluka

Besarnya kobaran api dan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan menyebabkan sejumlah petugas mengalami cedera saat menjalankan tugas.

Total 5 petugas Damkar dilaporkan terluka. Satu petugas sempat dilarikan ke RS GPM setelah terkena balok kayu yang runtuh dan mengenai bagian kepala. Setelah mendapatkan perawatan, petugas tersebut telah kembali ke rumah.

Dua petugas lainnya mengalami memar dan pembengkakan pada bagian punggung serta tangan akibat terkena reruntuhan tembok. Keduanya telah kembali beraktivitas.

Satu petugas mengalami luka akibat terkena paku dan mendapatkan tiga jahitan di Puskesmas Rijali. Sementara satu petugas lainnya juga mengalami luka akibat terkena paku dan dilarikan ke RS Bakti Rahayu.

Selain petugas, dua warga, yakni Fuat Waliulu dan Sarianto, dilaporkan mengalami sengatan listrik dan mendapat perawatan di RS Siloam.
Seorang warga lainnya mengalami cedera pada bagian kepala akibat terkena puing atap rumah yang jatuh. Korban telah mendapatkan penanganan dari petugas Damkar.

Diduga Dipicu Kompor Jatuh

Informasi sementara yang diterima petugas menyebutkan kebakaran diduga bermula ketika seorang anak berusia 15 tahun bernama Ara sedang memasak. Kompor yang digunakan disebut terjatuh dan kemudian memicu munculnya api.

Informasi tersebut diperoleh dari keterangan warga bernama Fatma Abdurahman. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Alfredo Hehamahua bersama jajaran Damkar memastikan proses penanganan dilakukan hingga kondisi di lokasi benar-benar aman.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, situasi akhirnya dinyatakan aman pada pukul 16.04 WIT. Seluruh pasukan kemudian kembali ke Mako untuk melanjutkan kesiapsiagaan.

Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Ambon mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui Call Center 112.

Masyarakat juga dapat menghubungi nomor darurat kebakaran:
Pos Ambon: 0911-351113
Pos Passo: 0911-361113
Pos Hative Besar: 0911-3670113.  (JB-01)

Pos terkait