Unpatti Perluas Akses Pascasarjana di Maluku Tenggara, ASN Didorong Tingkatkan Kapasitas dan Kepemimpinan

Langgur. Jejakberita, Com– Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan komitmennya membangun daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Di tengah tantangan pembangunan wilayah kepulauan, pemerintah daerah mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi melalui pendidikan pascasarjana.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Program Pascasarjana Universitas Pattimura yang berlangsung di Kantor Bupati Maluku Tenggara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas birokrasi yang profesional dan berdaya saing.

Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, saat membacakan sambutan Bupati, menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan membangun infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan menciptakan SDM yang unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Menurutnya, aparatur pemerintah saat ini dituntut tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu melahirkan gagasan, inovasi, serta kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan manusia merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan menentukan arah kemajuan daerah. Karena itu peningkatan kualitas pendidikan ASN harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tantangan pembangunan di Maluku Tenggara semakin kompleks dan membutuhkan aparatur yang memiliki kemampuan analisis, kepemimpinan, serta wawasan yang luas dalam merumuskan kebijakan publik.

Karena itu, pemerintah daerah menyambut baik kehadiran Program Pascasarjana Universitas Pattimura yang dinilai dapat menjadi sarana pengembangan kompetensi ASN maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kualitas diri.

Berdasarkan data yang dipaparkan pemerintah daerah, jumlah ASN yang telah mengenyam pendidikan magister dan doktor masih tergolong rendah dibandingkan lulusan sarjana dan diploma. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kualitas birokrasi sangat dipengaruhi oleh kapasitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

Pemerintah daerah pun memastikan akan memberikan dukungan kepada ASN yang ingin melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi selama tetap memperhatikan kebutuhan organisasi dan pelayanan publik.

Selain meningkatkan kualitas individu, pendidikan pascasarjana juga diharapkan mampu melahirkan pemikiran-pemikiran baru yang dapat membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Maluku Tenggara juga mendorong terjalinnya kolaborasi yang lebih erat dengan Universitas Pattimura agar materi pembelajaran dan riset akademik dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap lahir generasi aparatur yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan, inovasi, dan percepatan pembangunan di Maluku Tenggara.

“Pengalaman kerja yang dimiliki ASN akan semakin kuat apabila didukung dengan kemampuan akademik yang baik. Keduanya harus berjalan bersama agar mampu menghasilkan kebijakan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” kata Charlos.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan minat ASN melanjutkan pendidikan, sekaligus memperkuat visi Maluku Tenggara dalam membangun birokrasi yang modern, profesional, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. (JB-01)