Jb. Com, Ambon – Program Studi Magister Ilmu Kelautan Universitas Pattimura kembali menorehkan capaian akademik membanggakan. Program studi di bawah Pascasarjana Unpatti itu resmi mempertahankan predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSPAMA) untuk periode 27 April 2026 hingga 26 April 2031.
Predikat tersebut menjadi penegasan bahwa kualitas pendidikan, tata kelola akademik, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat di Magister Ilmu Kelautan Unpatti dinilai memenuhi standar tertinggi nasional.
Direktur Pascasarjana Unpatti, Richard B. Luhulima mengatakan, predikat unggul diberikan setelah program studi berhasil memenuhi seluruh syarat dan sembilan standar utama penilaian yang ditetapkan lembaga akreditasi.
“Standar minimal untuk memperoleh predikat unggul berada pada nilai 321 dan Program Studi Magister Ilmu Kelautan berhasil melampaui ketentuan tersebut sehingga memperoleh masa akreditasi penuh selama lima tahun,” kata Prof Richard saat diwawancarai di Gedung Pascasarjana Unpatti, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, apabila syarat akreditasi belum sepenuhnya terpenuhi, biasanya predikat unggul hanya diberikan dalam jangka waktu satu hingga tiga tahun.
Namun Magister Ilmu Kelautan Unpatti memperoleh status unggul penuh selama lima tahun, yang berarti seluruh indikator penilaian dinyatakan memenuhi standar maksimal.
Saat ini, Magister Ilmu Kelautan menjadi satu-satunya program studi di Pascasarjana Unpatti yang telah berstatus unggul secara nasional. Sementara sejumlah program studi lainnya tengah menjalani proses akreditasi internasional melalui lembaga AQAS dan ACQUIN.
“Jika program-program studi tersebut berhasil memperoleh akreditasi internasional, maka secara nasional dapat disetarakan dengan predikat unggul. Saat ini ada enam program studi yang sedang berproses,” ujarnya.
Pascasarjana Unpatti juga menargetkan sedikitnya sembilan program studi meraih predikat unggul dalam beberapa tahun ke depan. Upaya itu sejalan dengan peningkatan mutu akademik dan perluasan akses beasiswa, terutama melalui program LPDP.
Sebelumnya, hanya Magister Ilmu Kelautan yang dapat diakses melalui skema beasiswa LPDP. Kini, sebanyak 14 program studi Pascasarjana Unpatti telah masuk dalam daftar reguler LPDP.
Di tempat yang sama, Ketua Program Studi Magister Ilmu Kelautan Unpatti, Welem Waileruny menyebut capaian tersebut merupakan hasil konsistensi penerapan sistem penjaminan mutu akademik yang dijalankan selama bertahun-tahun.
Menurutnya, prinsip utama dalam proses akreditasi adalah kesesuaian antara dokumen administrasi dan implementasi nyata di lapangan.
“Untuk Magister Ilmu Kelautan, akreditasi unggul diberikan penuh selama lima tahun. Artinya seluruh persyaratan dinilai telah memenuhi standar secara maksimal,” katanya.
Ia menjelaskan, pencapaian ini bukan kali pertama diraih oleh Program Studi Magister Ilmu Kelautan. Sebelumnya, program studi tersebut juga telah memperoleh predikat unggul saat proses akreditasi masih dilakukan oleh BAN-PT.
“Ini bukan predikat unggul yang baru pertama kali diraih. Sebelumnya kami juga sudah memperoleh akreditasi unggul dari BAN-PT, dan saat ini kami mempertahankannya di bawah lembaga akreditasi yang berbeda,” ungkapnya.
Welem berharap capaian tersebut semakin memperkuat kualitas akademik Program Studi Magister Ilmu Kelautan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan tinggi di lingkungan Unpatti.
Keberhasilan mempertahankan Akreditasi Unggul hingga 2031 menjadi bukti komitmen Unpatti dalam memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan ilmu kelautan di kawasan timur Indonesia. (JB-01)






