Dr. Nur Aida Kubangun, M.Pd Hadiri Pembukaan Salam Fest x Moluccas Digifest 2026 di Ambon

JB. Com, Ambon – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku berbasis digital dan syariah semakin diperkuat melalui pembukaan Salam Fest x Moluccas Digifest Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Taman Pattimura Park, Kota Ambon, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperluas literasi keuangan sekaligus mempercepat transformasi digital di wilayah timur Indonesia.

Acara yang digelar oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, M.Pd.

Dalam keterangannya, Dr. Nur Aida Kubangun menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan sektor ekonomi digital.

“Momentum Salam Fest dan Moluccas Digifest ini sangat strategis, terutama bagi generasi muda dan mahasiswa untuk lebih memahami serta terlibat dalam pengembangan ekonomi syariah dan digital. Kampus memiliki peran penting dalam menyiapkan SDM unggul yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sistem keuangan modern,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung pada 16–18 April 2026 ini mengusung tema “Kolaborasi Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Maluku yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan.” Event ini juga menjadi bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI).

Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dhita Aditya Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi langkah konkret dalam mendorong inklusi keuangan.

“Kami ingin memperluas literasi ekonomi dan keuangan syariah di Maluku, sekaligus meningkatkan penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah promosi bagi UMKM lokal agar mampu bersaing di era digital,” jelasnya.

Menurut Dhita, digitalisasi menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah, terutama dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si, IPU, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Forkopimda Provinsi Maluku, pimpinan lembaga, perbankan, akademisi, serta berbagai stakeholder terkait.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Salam Fest x Moluccas Digifest 2026 diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Maluku yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. (JB-01)

Pos terkait