Imlek 2026 di Maluku: Permabudhi Tebar Sembako hingga Aksi Lingkungan, Gaungkan Cahaya Kebijaksanaan Buddha

Berita Utama228 Dilihat

Jejakberita. Com, Ambon – Perayaan Imlek 2026 di Maluku tak sekadar dirayakan dengan doa dan sukacita. Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Maluku menjadikannya momentum menebar welas asih lewat aksi sosial dan kepedulian lingkungan yang menyentuh langsung masyarakat.

Mengusung tema “Semoga Cahaya Kebijaksanaan Buddha Menuntun Kita pada Kehidupan yang Harmonis, Penuh Welas Asih, dan Kebajikan,” Permabudhi Maluku menggelar rangkaian kegiatan sosial sebagai wujud nyata makna Tahun Baru Imlek.

Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Maluku, Aline Pinontoan, mengatakan perayaan tahun baru menjadi momen refleksi untuk memperbanyak kebajikan.

“Memasuki tahun baru tentu ada harapan-harapan baru yang kita maknai dengan memperbanyak perbuatan kebajikan,” ujarnya dalam wawancara di Ambon, Selasa (17/2/2026).

Berbagi Sembako untuk Anak Yatim Piatu

Salah satu kegiatan utama yang digelar adalah pembagian sembako kepada anak-anak yatim piatu. Bantuan tersebut disalurkan kepada penghuni Panti Asuhan Pelita Kasih dan Panti Asuhan Maria Mediatrix di Ambon.

“Hari ini kita berbagi bersama anak-anak. Pembagian sembako ini ditujukan untuk anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam perayaan Imlek,” kata Aline.

Menurutnya, berbagi kebahagiaan dengan anak-anak menjadi simbol nyata semangat welas asih yang diajarkan dalam ajaran Buddha.

Aksi Lingkungan: Lepas Satwa hingga Tanam Pohon

Tak hanya kegiatan sosial, Permabudhi Maluku juga menggelar aksi peduli lingkungan sebagai bagian dari perayaan Imlek 2026. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan antara lain pelepasan satwa ke laut, bersih-bersih lingkungan, serta penanaman pohon.

“Kami ingin Imlek tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga memberi dampak nyata bagi alam dan masyarakat. Ini adalah wujud cinta kasih kepada semesta dan sesama manusia,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai harmoni, baik antarumat beragama maupun antara manusia dan lingkungan di Maluku.

Harapan di Tahun Baru

Aline berharap, melalui berbagai aksi sosial dan lingkungan tersebut, masyarakat Maluku dapat merasakan semangat kebersamaan dan optimisme di tahun yang baru.

“Melalui kegiatan positif ini, kami berharap di tahun yang baru kita semua mendapatkan berkah, kemudahan, dan usia panjang,” tutupnya.

Perayaan Imlek 2026 di Maluku pun menjadi cerminan bahwa cahaya kebijaksanaan dan welas asih tak hanya menjadi tema, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi arti bagi sesama.

(JB-01)