Hari Kartini di Maluku, Tak Lagi Seremonial

Oplus_131104

“Pak Gubernur minta agar peringatan Hari Kartini tidak hanya bersifat seremonial seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi harus ada bukti nyata dan inovasi yang terlaksana,” jelas Yahya S. Balyanan

Jb. Com, Ambon – Peringatan Hari Kartini ke-61 dan Hari PKK ke-53 di Provinsi Maluku tahun ini berlangsung dengan nuansa berbeda. Tak lagi sekadar seremoni, kegiatan kali ini dirancang untuk memberi dampak nyata kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua Pokja 1 Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Yahya S. Balyanan, saat  diwawancarai wartawan menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Maluku, pada Rabu, 30 April 2025, usai acara yang digelar di PAUD Kasih Ibu, Karang Panjang, Ambon.

“Pak Gubernur minta agar peringatan Hari Kartini tidak hanya bersifat seremonial seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi harus ada bukti nyata dan inovasi yang terlaksana,” jelas Yahya S. Balyanan

Salah satu bentuk konkritnya adalah layanan pengobatan gigi dan mulut gratis oleh enam dokter, yang dilaksanakan sehari sebelumnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan fashion show anak-anak TK dan PAUD yang berlangsung meriah selama satu jam. Sebanyak lima juri, dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, menilai penampilan para peserta cilik. Hadir Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, Hj. Rohani Vanath, serta sejumlah pejabat dan orang tua siswa.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa memberikan motivasi kepada semua anak-anak agar mereka dapat mengembangkan potensi dan meningkatkan kepercayaan diri. Karena kita lihat tadi, banyak anak-anak yang punya bakat luar biasa,” ujar Yahya.

Acara ini menjadi upaya baru PKK Maluku dalam menanamkan nilai-nilai Kartini sejak usia dini, dengan pendekatan yang lebih relevan dan berdampak. (JB-01)

 

 

 

 

Pos terkait