Jb. Com, Ambon – Universitas Pattimura kembali menyelenggarakan pembekalan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan LI Gelombang II Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 12 hingga 13 Maret 2025 ini dilaksanakan secara hybrid di Student Center FKIP Unpatti, serta diikuti melalui platform Zoom Meeting dan kanal YouTube. Mengusung tema “Implementasi Asta Cipta melalui Program KKN Unpatti”, pembekalan ini menjadi awal dari pengabdian mahasiswa Unpatti bagi masyarakat di berbagai wilayah Maluku.
Ketua Tim Mata Kuliah KKN Unpatti, Dr. S. P. Ritiauw, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa KKN Angkatan LI Gelombang II tahun ini diikuti oleh 1.863 mahasiswa. Pelaksanaannya menggunakan skema KKN Tematik, di mana mahasiswa akan ditempatkan di lokasi sesuai dengan domisili masing-masing. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan dampak program yang dijalankan di tengah masyarakat.
“Kami akan memastikan kontrol mutu pelaksanaan KKN Tematik ini berjalan optimal, melalui peran aktif Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang berkomitmen serta memahami mekanisme kerja KKN Tematik dengan baik. Tujuan akhirnya adalah agar program ini benar-benar memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Maluku,” ujar Dr. Ritiauw.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tema yang diusung dalam KKN kali ini sejalan dengan Asta Cita, delapan program prioritas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, serta mendukung visi pembangunan daerah Maluku, yaitu Sapta Cipta. Dalam rangka itu, telah dirumuskan 98 kegiatan tematik yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa di berbagai lokasi KKN, disesuaikan dengan bidang ilmu dari tiap fakultas.
Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan pembekalan, menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap visi besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengingatkan bahwa Asta Cita merupakan peta jalan pembangunan Indonesia ke depan yang selaras dengan Sapta Cipta sebagai arah pembangunan Provinsi Maluku.”Mahasiswa Unpatti harus menjadi agen perubahan. Pemahaman dan implementasi terhadap visi Presiden dan Wakil Presiden yang tertuang dalam delapan program unggulan Asta Cita sangat penting. Ini adalah langkah awal bagi kalian untuk turut terlibat secara aktif dalam membangun Indonesia yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Rektor.
Dengan semangat pengabdian dan gotong royong, mahasiswa KKN Unpatti diharapkan mampu memberdayakan masyarakat di tempat mereka mengabdi. Melalui program-program tematik yang inovatif dan relevan, mahasiswa tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga memberi dampak positif yang nyata.
KKN Unpatti Angkatan LI Gelombang II tahun ini bukan sekadar tugas akademik, tetapi juga panggilan untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa, mulai dari komunitas terkecil di Maluku hingga visi besar Indonesia Emas 2045. (JB-01)






